Jumat, 26 September 2014

Review Museum Angkut Batu



Museum Angkut
 Hiii... sudah lama tak bersua :D
Maaf akhir-akhir ini kegiatanku cukup menyita waktu dan konsentrasi, (Ceilaaa...). Aku mau sharing tempat liburan yang baru saja aku kunjungi, mungkin kebanyakan orang lain sudah kesana sih xixixi...
Well, langsung saja kita membahas mengenai “Museum Angkut” Batu- Malang. Memang sudah lama pengen banget bertandang kesana, tapi baru kesampaian minggu ini.

Ok, kita bahas dulu mengenai awal perjalanan. Dimulai dari rumahku tentunya, Mojosari- Mojokerto (yang tidak tau mohon untuk angkat kaki, hahahah). Berhubung saya belum pernah melewati jalur Cangar-Batu maka saya memilih yang aman saja, Kejapanan – Batu. Memang lebih jauh dan lamaaa sekitar 3 Jam plus macet dibeberapa titik.

Sebagai saran untuk pihak pengelola, mohon memasang papan penunjuk arah untuk menuju lokasi wisata anda. Karena bagi orang awam seperti saya, membutuhkan 2 kali bertanya untuk dapat sampai ditempat ini (padahal aslinya memang gampang banget xiixixi) Cuma sekali lagi “bagi orang awam” seperti saya yang tidak familiar dengan kota Batu.

Sekarang baru saya tau kalau tempatnya berdekatan dan satu group dengan  Jatim Park , Batu Secret Zoo, dan BNS. Ok, tempat ini sangat saya rekomendasikan bagi anda pecinta fotografi, selfie, atau apalah istilah lainnya yang berhubungan dengan potret-memotret.  Jangan lupa bukanya mulai pukul 12.00 – 20.00 WIB saja ya...

Sebaiknya datang disaat weekday, selain lebih ekonomis dan tentunya lebih leluasa membidik spot-spot yang menarik tanpa banyak gangguan orang lain. Untuk harga tiket weekday cukup IDR 60.000 sudah dapat tiket terusan masuk “D’Topenk” juga. Jika membawa kamera dikenakan tambahan IDR 30.000. tenang... jika keberatan membayar, anda bisa hanya menggunakan kamera handphone.

Awal masuk lobby sudah langsung disambut pameran aneka mobil dan motor antik, lebih jeli ya untuk memilih spot foto.. ke atas diteruskan alat transportasi tradisional seperti kapal dan gerobak. Disana juga tersedia banyak tempat menarik dengan berbagai tema seperti:  Amerika (Broadway, Hollywood, Las Vegas), Batavia, Eropa (Buckingham). Terdapat pula Pasar Apung (Area makan) dan Pameran  D’Topenk-1000 Topeng Nusantara (bagiku tidak begitu menarik/ tata letaknya membingungkan).

Untuk di Pasar Apung, anda bisa mengitari areanya dengan menggunkaan Sampan/ Kano.  Fasilitas ini Free (Asal anda dayung sendiri hehehe...) Demi faktor keamanan, saya lebih memilih sewa saja dengan dikenakan tiket IDR 10.000/org, Jaminan aman, selamat, dan semua rute terlewati tanpa bingung xoxoxo...
Sayangnya, saat berkunjung kesana ada rekan seperjalanan yang kurang fit kondisi badannya, so... tidak banyak tempat yang sempat terbidik oleh kamera. Tapi, next pengen kesana lagi untuk lebih mengeksplore spot-spot yang lain.
C U on my next trip ya....


Museum Angkut Batu
Museum Angkut - Warung Batavia
Museum Angkut Batu
Museum Angkut - The Gallery
Museum Angkut Batu
Museum Angkut - D'Topenk
Museum Angkut Batu
Museum Angkut - Gangster Town
Museum Angkut Batu
Museum Angkut - Flowers Gate
Museum Angkut Batu
Museum Angkut - Motor Antik

Museum Angkut Batu
Museum Angkut - Las Vegas
Museum Angkut Batu
Museum Angkut - Tower of Pisa

Museum Angkut Batu
Museum Angkut - Under the Tree

Museum Angkut Batu
Museum Angkut - Gas Station 

Museum Angkut Batu
Museum Angkut - Pasar Apung
Museum Angkut Batu
Museum Angkut - Buckingham Palace
Museum Angkut Batu
Museum Angkut - China Town

Kamis, 29 Mei 2014

Citilites - Skyclub and Bistro Java Paragon: Surabaya from the Top

Citilies Skyclub and Bistro
Citilies Skyclub and Bistro

Haisshhh... Kemarin 29 Mei 2014 saya berkesempatan dinner romatis disalah satu Restoran Rooftop terkenal di Surabaya dimana lagi kalau bukan Citilies. Yup..!!! Restoran atap ini berada di lantai 21 Java Paragon Hotel and Residences yang menawarkan pemandangan lampu-lampu kota dimalam hari.

Huuuaaaa.. Gile Uey... baru kali ini makan ditempat yang beginian. selain menu yang bisa bikin lidah bergoyang, pemandangannya juga Gerrrr Aselole... :D tapi awas kembung ya soalnya angin di atas cukup kenceng.

Well... kita bahas beberapa menu yang sempat saya incip disana. Namun sebelumnya jujur ya ssttt... baru kali ini dapat daftar menu dengan harga ya cukup Wow bagi saya. Hahaha... maklumlah baru pengalaman pertama meski sebelumnya pernah merasakan menu yang hampir sama di restoran lain.

Karena Citilies adalah Bistro atau bar kecil jadi tak heran jika dalam deretan daftar menu banyak menawarkan aneka minuman alkohol namun pilihan saya jatuh pada Sparkling Summer and Summer Breeze (non-alkohol) rata-rata harga minuman non-alkohol IDR 58.800,-. untuk hidangan utama saya pilih Wagyu Beef Sirloin (IDR 238.800) dan Chicken Cordon Bleu (IDR 98.800) untuk snack hanya French Fries (IDR 38.800) jangan lupa apapun pesanan anda sisipkan budget Service and Tax-nya IDR 100.000,-.

Kita bahas sedikit mengenai Wagyu Beef Sirloin. rasa dari daging sapi ini bener-bener TOP empuk dan montok. Berdasarkan hasil googling saya ternyata Wagyu mengacu pada beberapa ras sapi. Satu ras di antaranya memiliki kecenderungan genetik berupa pemarmeran (marbling) tinggi dan memproduksi lemak tak jenuh berminyak dalam jumlah besar. Sapi wagyu terkenal karena pola marmer pada dagingnya dan kualitasnya. Daging jenis ini umumnya dijual mahal. Di beberapa daerah di Jepang, daging diberi nama sesuai wilayah produksinya, contohnya daging Kobe, Mishima, Matsusaka, Ōmi, dan Sanda.
Kecenderungan genetik ras Wagyu menghasilkan daging dengan kandungan asam lemak omega-3 dan omega-6 yang lebih tinggi daripada daging sapi pada umumnya. Pemarmeran terus-menerus juga memperbaiki rasio lemak tak jenuh tunggal dan lemak jenuh. ada empat ras wagyu yakni Sapi Hitam Jepang, Sapi Cokelat Hitam, Sapi Tanpa Tanduk dan Sapi Tanduk Pendek Jepang. Nah... tapi saya juga nggak tau dapat Wagyu yang jenis ras mana hehehe... :D
Jadi kesimpulannya Citilies adalah tempat Dinner nan Romantis dan Mantap. Tempat OKE, Menu AYE...

Kalo mau berkunjung bisa ke Java Paragon Hotel and Residences jalan Mayjen Sungkono 101-103 Surabaya. bukanya dari jam 18.00 - 22.00 saja.

Berikut saya tampilkan sedikit penampakannya!

citilies
Sparkling Summer

citilites
Summer Breeze
citilites
Citilies

Citilites Skyclub and Bistro
Chicken Cordon Bleu


citilites
Wagyu Beef Sirloin

Citilites Skyclub and Bistro
Citilies Skyclub and Bistro















Rabu, 30 April 2014

Backpacker Budget at Singapore, 3 D 2 N

Bicara soal bujet wisata, tentu besarannya bervariasi sesuai dengan kemampuan dan tujuan wisata anda. Perjalanan saya ke Singapura ini bisa dianggap sebagai wisata ala backpacker, setidaknya bisa memberikan gambaran mengenai bujet minimal yang harus dipersiapkan. Untuk kurang lebihnya, silakan anda sendiri yang melakukan penilaian. But still, Nothing Is Impossible!

Jadwal wisata                           : April 2014
Biaya pembuatan paspor           : Rp 255.000,00
Kurs SGD sebelum berangkat   : Rp 9.025,00

No.
Rincian Pengeluaran
IDR
SGD
1.
Akomodasi
Society Backpackers Hotel, Jalan Besar 259A
Bed In Shared Room Bed - Mixed Dormitory (Asrama)
(Tidak termasuk makan pagi)
2 malam @ Rp 384.000,00




768.000,00
-
2.
Tiket Pesawat
Berangkat menggunakan AirAsia
  1. Tiket
  2. Bagasi 20 kg
  3. Pilih posisi seat
Pulang menggunakan TigerAir
(Boarding awal bisa leluasa pilih posisi seat)
a.       Tiket
b.      Bagasi 20 kg


568.900,00
145.000,00
30.000,00



591.600,00
126.000,00


-
-
-

-
-
3.
Airport Tax
Terminal 2 Bandara Juanda Surabaya

200.000

-
4.
Transportasi di Singapura
Singapore Tourist Pass. Berlaku untuk 3 hari, untuk naik Bus, MRT & LRT. SGD 10.00 bisa di-refund
-
30.00
5.
Konsumsi
Rata-rata harga makanan SGD 7.00-10.00 dan minuman SGD 1,50 – 5.00 jadi sekali makan SGD 10.00 – 15.00
Kalau ingin lebih hemat silahkan bawa bekal sendiri karena disana agak susah mencari Halal Food
Resto masakan Indo / India / Malay / Thai bisa jadi opsi
Makan 3x sehari @ SGD 15.00 untuk 3 hari







-







135.00
6.
Internet
Dibutuhkan untuk browsing peta, lokasi tempat-tempat wisata & rute public transportation (Bus, MRT & LRT)
Starhub Maxmobile Prepaid Internet (2GB u/ 5 hari)



-



18.00
7.
Monorail
Dari VivoCity menuju Sentosa Island

-

4.00
8.
Skypark, Marina Bay Sands
Tiket naik

-

23.00
9.
Travel Adaptor
Standar colokan listrik di Singapura untuk 3 lubang, sedang di Indo biasanya 2 lubang
-
1.80
10.
Snack yang bisa dibeli di Sentosa
Gelato, Kaya Toast+2Eggs+Coffee, Fruits Rojak, Beard Papa Bread, Candylicious, air mineral, dll


-


50.00
11.
Oleh-oleh
Disarankan belanja di Bugis Street. Banyak barang unik dan murah, bersahabat dengan isi dompet
10 buah tas kain. SGD 10.00 untuk 3 tas



-



30.00
12.
Biaya (dan Belanja) Tak Terduga
Kita tidak pernah tahu seberapa “khilaf” nantinya, hehehe  

-

100.00


Well, bisa disimpulkan sendiri berapa budget yang perlu anda siapkan. Total budget yang saya habiskan selama 3 hari 2 malam di Singapore sekitar ± IDR 6.000.000. kalo berdua tinggal dikalikan saja namun jelas lebih hemat jika bersama rombongan karena bisa menghemat beberapa item pengeluaran.

NB:
-         Untuk Tiket masuk Universal Studio @ SGD 74.00.
-         Opsi naik Cabel Car ke Sentoso Island untuk dewasa @ SGD 26.00 / anak2 @ SGD 15.00.

-         Rata-rata setiap masuk wahana di Sentosa Island sekitar @ SGD 23.00 kecuali Universal Studio.



Es Keliling depan Esplanade


Makanan Khas India


Tiket Monorail

Gellato

Monorail

Singapore Tourist Pass

Sands Skypark

Selasa, 29 April 2014

Itinerary Singapore, 3 Hari 2 Malam

Travelling kali ini saya jadwalkan pada 5 – 7 April 2014, dengan destinasi: SINGAPORE! Walau hanya 3 hari 2 malam, namun sudah memberikan kesan yang WOW pada negara maju yang satu ini.
Bagaimana tidak, standar public service-nya berkelas TOP, jauuhhhh banget dengan apa yang ada di Indonesia. Well, kita mulai saja ulasannya ya :D
Sebelum berangkat, saya pastikan tidak ada yang terlupa: bukti pemesanan tiket pesawat dan akomodasi, baju-baju, payung dan pernik-pernik kebutuhan lainnya. Saya baru dapat tiket PP 2 minggu sebelum hari H, rada mepet sih :D
Saya berangkat menggunakan maskapai AirAsia dengan nomor penerbangan QZ 8501 pukul 05.30 WIB dari Terminal 2 Bandara Juanda Surabaya dan tiba di Changi International Airport Singapore pukul 08.40 waktu setempat. Zona waktu Singapore lebih cepat satu jam dibanding zona WIB. Pulangnya saya memakai maskapai TigerAir TR-2260, berangkat 18.40 waktu Singapore dan tiba di Terminal 2 Bandara Juanda Surabaya pukul 20.05 WIB.
Sebelum menuju ke penginapan, saya memuaskan pandangan dengan mengelilingi Terminal 1 dan 2 Changi. Tidaklah mengherankan jika Changi dinobatkan sebagai Bandara Internasional terbaik dunia dua tahun berturut-turut karena memang fasilitasnya the best bingiittt… Ada aneka restoran, taman indoor, air minum gratis,  kursi pijat gratis, free WiFi, toilet yang bersih cling, sampai pusat perbelanjaan kelas 1 dengan berbagai tenant merk ternama dunia. (Haaiisshhh…ngiler pengen boyong pulang).

Trip Day 1
10.30 - 11.30              Sarapan di Changi International Airport. Lanjut ke Society Backpackers Hotel (Jalan Besar 259A)
12.00 - 13.00         Merlion Park, The Fullerton Hotel Singapore Building, makan siang di Toast Box, Esplanade – Theatres On The Bay. Makan siang
16.00 - 17.00              Berbelanja di Bugis Street (4 New Bugis Street)
17.00 - 18.00              Kembali ke hotel
19.30 - 23.00           Makan malam di Little India, lanjut ke Mustafa Center (145 Syed Alwi Road), kembali ke hotel

Trip Day 2
10.00 – 11.00              Makan siang di VivoCity (1 Harbourfront Walk)
11.00 – 15.00             Sentosa Island. Mengunjungi Universal Studio, belanja coklat di Candylicious, makan siang kedua di foodcourt
15.00 – 16.00           Chinatown. Mengunjungi China Square Central Flea Market (20 Cross Street), kuliner
16.00 – 18.00              Bugis Street (again)
18.00 – 19.00              Kembali ke hotel
20.00 – 23.00              NightWalk di Orchard Road. Kembali ke hotel

Trip Day 3
10.00 – 14.00              SkyPark, Marina Bay Sands (10 Bayfront Avenue)
14.00 – 17.30              Terminal 2 Changi International Airport. Makan siang di Burger King
17.30 -  selesai             Back to Indonesia


Merlion

Esplanade

Vivo City

Universal Singapore

Candylicious Sentosa

Bugis Street

Hostel Society


Marina Bay Sand 


One Fullerton


Chinatown

Orchard Road

Garden By The Bay

Skypark

Rabu, 02 April 2014

Panduan Pembuatan Paspor Online

24 Februari 2014 yang lalu saya berniat membuat paspor, karena baru kali pertama tentu saja saya masih bingung. Alhasil saya browsing sana sini untuk membaca blog mengenai panduan pembuatan paspor online selain membuka situs imigrasi yang resmi di www.imigrasi.go.id.

Ok, ternyata kita bisa mengajukan prapermohonan paspor biasa melalui website tersebut. Nah, disini saya yang agak kecewa, tidak ada informasi yang jelas harus mengambil jenis paspor yang berapa halaman untuk keperluan wisata (bukan TKI). pada website hanya diinfomasikan masa berlaku dan besar biayanya saja. 


informasi dari website imigrasi
dengan pertimbangan hemat saya pun mengambil paspor biasa 24H. Sesuai petunjuk yang diarahkan (tentu sebelumnya saya sudah melengkapi data online yang dibutuhkan seperti mengisi data diri, upload scan KTP, Kartu keluarga dan akta kelahiran), saya pun pergi ke bank BNI untuk melakukan pembayaran, biaya yang saya keluarkan IDR 110.000  (sudah termasuk administrasi bank), dari sana saya diberi bukti pembayaran yang nanti harus saya bawa saat pemberkasan offline. sebelumnya saya membuka link yang disarankan pihak imigrasi untuk konfirmasi pembayaran sekaligus memilih kantor cabang pembuatan paspor dan waktunya.




dihari yang sudah saya pilih, saya pun datang ke kantor imigrasi kelas 1 khusus surabaya di JL. JEND. S. PARMAN NO. 58A RT/RW.02/ 03 KEL/KEC. WARU, SIDOARJO. dari loket depan petugas sudah dapat menebak kalau saya membuat paspor via online (muka saya muka PC kali ya hehe... ^_^) kemudian petugas tersebut memberi formulir untuk saya isi dengan data diri. kemudia saya diarahkan ke loket 2.

disini yang membuat saya jengkel, karena lamaaaaa banget nunggunya. dari pukul 08.30 berkas saya baru selesai diproses pukul 10.30 itu pun dinyatakan salah dan diharap mendaftar kembali. salah bukan karena pengisian data namun dikarenakan pemilihan halaman paspor. seperti yang sudah saya singgung diatas, bahwa tidak ada informasi jelas bagi orang awam seperti saya yang belum pernah membuat paspor untuk memilih paspor yang berapa halaman. hari itu baru saya ketahui bahwa paspor yang 24 halaman diperuntukkan untuk TKI, karena banyak negara yang menolak penggunaan paspor 24H untuk tujuan wisata/yang lain (kecuali TKI).

saya diminta memperbarui berkas kembali dan membayar IDR 255.000 untuk pembuatan paspor 48 halaman. Aaarrrrhhhh... kesel? jelas kelesss... tapi mau gimana lagi, karena merasa butuh saya pun mengiyakan. namun saya tidak perlu mengajukan prapermohonan kembali. cukup fotokopi ulang data yang dibutuhkan dan memasukkannya kembali ke loket 2. 

pukul 14.00 saya baru dipanggilan dari loket 2 menuju loket 7 untuk melakukan wawancara dan biometrik. disana cukup tanya jawab singkat, foto diri, cap 5 jari, dan menunjukkan berkas asli yang dibutuhkan. baru saya mendapat tagihan biaya paspor yang 48H. pembayaran tidak melalui loket kantor imigrasi melainkan tetap ke bank BNI seperti sebelumnya. setelah pembayaran saya lakukan, 3 hari kemudian paspor saya jadi. tentu sebelumnya saya mengecek status paspor melalui website untuk memastikan paspor sudah bisa diambil atau belum. dan berikut penampakannya. 


Paspor & tiket elektronik perjalanan


NB:
1. Sebagai informasi bahwa setiap harinya pihak imigrasi hanya menyediakan 200 formulir permohonan.
2. Datanglah lebih awal, pukul 08.00 kantor sudah buka namun percayalah anda. sebelum kantor beroperasi sudah banyak orang yang mengantri. saya sarankan naik taksi/angkot,  membawa sopir/ teman karena jika membawa mobil sendiri sangat susah untuk parkir karena areanya sangat sempit, atau jika terpaksa anda bisa parkir dibelakang kantor imigrasi lebih tepatnya depan kantor pos. atau juga dipinggir-pinggir jalan banyak tukang parkir yang akan mengarahkan namun tentu saja tidak gratis hehehe... ^_^
semoga tulisan ini dapat membantu. tengkyu sudah menengok blog saya.



Rabu, 19 Maret 2014

WARDES - Warung Desa Trawas Mojokerto

Late post!

Agak telat sih mampir ke temapat makan satu ini. Warung Desa atau lebih dikenal dengan Wardes berlokasi di Ds Jatijejer Kec. Trawas - Mojokerto. Tempatnya asri cocok banget untuk rombongan keluarga meskipun datang sama sameone juga gak dilarang *hhhaaaiiish*

agak malu juga waktu ditanya sama Big Bos, apa aku pernah mampir kesini dan jawabanku belum, secara rumahku dekat-dekat sini aja cuma 15 menit perjalanan.. weeiitsss... kena sindir deh, habis sukanya kluyuran ke Surabaya aja. *tutupin muka* tapi suer deh beneran belum pernah denger sebelumnya.

well...well... tapi sekarang kan sudah, jadi kalau ada teman-teman yang mau mampir tapi gak tau jalan, saya siap jadi tour guide!!! (sssttttt...niat pengen makan gratis hahahaha). tapi gak cuma resto aja disini, ada kolam renang, outbound dan hotel juga tapi, sayang aku belum sempat coba ke-3nya. (ya Allah semoga habis ini ada yang ajakin, aminn...*tiru gaya yang diiklan tipi* ) Haaaiiissshhh...

Penasaran??? coba langsung datang ajah, sedikit aku kasih penampakannya ya :)

Wardes: pengen basah-basah :D

Wardes: view dari resto lantai 2

Wardes: team TI with Big Bos

 Wardes: view taman dari sisi musholah

Selasa, 18 Maret 2014

Si Empunya Blog Lagi Galau - Ketika Harus Memutuskan

Alhamdulillah...alhamdulillah...alhamdulillah... ini postingan pertama setelah beberapa bulan memasuki tahun 2014. banyak hal yang terjadi mulai dari pindahan kost baru (lebih tepatnya pindah ke kost lama tercinta yang saya tinggali selama kuliah di STKIP PGRI Jombang, kost Bu Tri, Blok F/16) yang awalnya saya kontrak rumah dengan beberapa teman, dapat posisi baru di kantor  yang otomatis tugas bertambah, ssstttt... salarynya juga seh, aseg... aseg... :D, sampai resignnya beberapa teman kantor plus teman gosip juga karena harus mengikuti suami yang kebetulan kerjanya di kota yang berbeda hiks..hiks...hiks...sedih nyesek *ambil tisue* ;(

tapi taukah kalian kawan, beberapa hari ini saya sulit tidur bukan karena hal-hal tadi, tapi melainkan persoalan asmara yang membuncah... (lebay deh :p)

Jodoh itu sebuah misteri, jodoh itu takdir yang sudah ditentukan oleh-Nya. namun kita masih bisa merubah Qodho-Nya dengan doa-doa dan ikhtiar bener kan? seperti yang saya lakukan selama ini. sudah cukup lama saya mengenal "si Fulan" sudah tau baik dan buruknya namun sampai selama itu juga belum ada kepastian ujung perkenalan kita.

sedih? pastilah... siapa sih yang tidak ingin bersama dengan "kekasihnya" (ciieeee kekasih :p ). memang ada? coba angkat tangan!! 

Rasa ini sudah sangat membuncah, setiap selesai sholat selalu ku sebut nama "si Fulan" berharap diri ini memang benar-benar tercipta dari tulang rusuknya. berusaha untuk tidak mempedulikan kumbang-kumbang yang lain (ya elah biasa aja kelesss,, emang ada yang mau deket sama saya selain "si Fulan" hahahah :D ).

Tapi saya takut, takut rasa sayang ini membuat Allah cemburu yang akhirnya membuat saya dan dia tidak bisa bersama. tidakkkk... tidak siap rasanya. meski saya tau harapan untuk bersama itu sangat sulit dijalani. hambatan itu sangat besar, terlalu besar untuk kami hadapi. "Untukmu agamamu, dan untukkulah agamaku, Qs. Al-kafirun: 6).

Waallahu'alam... yang saya tau, saya masih berusaha sampai saat ini meski tidak tau hal besar apa yang akan menanti diujung sana. yang saya yakini, Allah akan memberikan yang terbaik untuk hamba-Nya yang mau berusaha. Amin Ya Rabb...

Note: 
“ Wanita-wanita yang keji untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah untuk wanita yang keji pula. Wanita yang baik untuk lelaki yang baik dan lelaki yang baik untuk wanita yang baik. 
(Qs. An Nur:26)

"Dialah Allah, Yang Maha Esa. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepadaNya segala sesuatu. (Qs. Al-Ikhlas:1-2)